PENGARUH FISIOTERAPI DADA, PEMBERIAN MINUMAN HANGAT DAN BATUK EFEKTIF TERHADAP PENGELUARAN SPUTUM PADA PASIEN PNEUMONIA DI RUANG KENANGA RSUD SLEMAN

IDA, WENY FARIDA (2024) PENGARUH FISIOTERAPI DADA, PEMBERIAN MINUMAN HANGAT DAN BATUK EFEKTIF TERHADAP PENGELUARAN SPUTUM PADA PASIEN PNEUMONIA DI RUANG KENANGA RSUD SLEMAN. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of FILE 1_COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf] Text
FILE 1_COVER_BAB I_BAB V_DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[thumbnail of FILE 2_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf] Text
FILE 2_BAB II_BAB III_BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (499kB)
[thumbnail of Naskah Publikasi  Ida Weny Farida - KPP 2201567.pdf] Text
Naskah Publikasi Ida Weny Farida - KPP 2201567.pdf - Published Version

Download (664kB)

Abstract

Latar belakang : Prevalensi Pneumonia di Indonesia mengalami peningkatan dari 1,6% pada 2013 menjadi 4% pada tahun 2021. Masalah yang sering dialami penderita Pneumonia adalah penumpukan secret di saluran pernapasan. Perawat dapat melakukan fisioterapi dada, pemberian minuman hangat dan batuk efektif untuk mengatasi masalah tersebut.

Tujuan penelitian : Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh fisioterapi dada, pemberian minuman hangat dan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien Pneumonia di Ruang Kenanga RSUD Sleman.

Metode : Penelitian ini menggunakan desain pre experimental one group pretest and posttest design. Populasi pada penelitian ini adalah semua pasien Pneumonia di Ruang Kenanga RSUD Sleman. Sampel berjumlah 30 orang yang diambil dengan teknik purpossive sampling. Instrumen yang digunakan adalah SOP fisioterapi dada, pemberian minuman hangat dan batuk efektif, lembar observasi, gelas ukur serta pot sputum. Analisis data dilakukan dengan uji Wilcoxon.

Hasil : Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata pengeluaran sputum antara sebelum dan setelah dilakukan intervensi, yaitu dari 0,73 menjadi 1,93. Uji Wilcoxon menghasilkan ρ value 0,00, sehingga dapat disimpulkan ada pengaruh fisioterapi dada, pemberian minuman hangat dan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien Pneumonia di Ruang Kenanga RSUD Sleman.

Kesimpulan : Rata-rata pengeluaran sputum pada pasien Pneumonia setelah dilakukan kombinasi fisioterapi dada, diberikan minuman hangat dan batuk efektif meningkat cukup signifikan dibandingkan sebelum perlakuan. Ada pengaruh fisioterapi dada, pemberian minuman hangat dan batuk efektif terhadap pengeluaran sputum pada pasien Pneumonia di Ruang Kenanga RSUD Sleman.

Item Type: Thesis (Skripsi )
Creators:
Creators
NIM/NIDN
Email
IDA, WENY FARIDA
KPP 2201567
UNSPECIFIED
Contributors:
Contribution
Thesis Advisor
NIDN/NIDK
Email
Thesis advisor
Ning, Rintiswati
UNSPECIFIED
UNSPECIFIED
Thesis advisor
Muryani, Muryani
0509047602
UNSPECIFIED
Corporate Creators: RSUD SLEMAN
Uncontrolled Keywords: Fisioterapi dada, pengeluaran sputum, Pneumonia
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 616 Penyakit
Thesis Strata: Sarjana (S1)
Divisions: KEPERAWATAN (S1)
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 13 Mar 2025 04:20
Last Modified: 13 Mar 2025 04:20
URI: http://repository.stikeswirahusada.ac.id/id/eprint/558

Actions (login required)

View Item
View Item