DIAN, DAMAYANTI (2024) HUBUNGAN ANTARA UMUR DENGAN STATUS KESEHATAN JEMAAH HAJI DIY TAHUN 1444H/2023M. Skripsi thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.
![[thumbnail of FILE 1.KPP.2201609_COVER_BAB I & BAB V.pdf]](http://repository.stikeswirahusada.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
FILE 1.KPP.2201609_COVER_BAB I & BAB V.pdf - Published Version
Download (1MB)
![[thumbnail of FILE 2.BAB II_BAB III & BAB IV.pdf]](http://repository.stikeswirahusada.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
FILE 2.BAB II_BAB III & BAB IV.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only
Download (898kB)
![[thumbnail of NASKAH PUBLIKASI.pdf]](http://repository.stikeswirahusada.ac.id/style/images/fileicons/text.png)
NASKAH PUBLIKASI.pdf - Published Version
Download (718kB)
Abstract
Latar belakang: Ibadah haji adalah kewajiban bagi yang mampu dan merupakan pertemuan seluruh umat muslim dari penjuru dunia sehingga menimbulkan tantangan kesehatan global. Masa tunggu keberangkatan jemaah haji reguler Indonesia 11 hingga 48 tahun sedangkan masa tunggu di DIY adalah 33 tahun. Salah satu syarat jemaah melaksanakan ibadah haji adalah wajib memenuhi persyaratan kesehatan. Usia diatas 60 tahun memiliki faktor risiko kesehatan dan gangguan kesehatan potensial penyebab keterbatasan melaksanakan ibadah.
Tujuan penelitian: untuk menggali hubungan antara umur dengan status kesehatan jemaah haji DIY tahun 1444H/2023M.
Metode: Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh jemaah haji yang sejak awal terdaftar dalam kloter DIY 1444H/2023M yang melakukan pemeriksaan tahap I, tahap II, dan tahap III sebanyak 3267 jemaah. Pengambilan sampel dilakukan dengan cara purposive sampling. Penentuan besar sampel dengan cara proportionate stratified random sampling dengan jumlah 387 jemaah. Instrumen penelitian menggunakan data sekunder hasil pencatatan pemeriksaan tahap I, II, dan III pada jemaah haji kloter DIY 1444H/2023M. Analisis data dilakukan dengan tabulasi silang. Metode statistik untuk mengetahui hubungan antara umur dengan status kesehatan jemaah haji DIY 1444H/2023M adalah chi square.
Hasil: Dari total 387 responden sampel penelitian 50,9% responden adalah wanita dan 49,1% pria dengan 71,1% umur ≥60 tahun dan 28,9% umur <60 tahun. Pada pemeriksaan tahap I ditemukan 74,7% risiko tinggi dan 25,3% tidak berisiko tinggi. Pemeriksaan tahap II terdapat 60,2% memenuhi syarat istithaah, 39,5% memenuhi syarat istithaah dengan pendampingan, 0,3% tidak memenuhi syarat istithaah. Hasil pemeriksaan tahap III diperoleh 97,2% laik terbang dan 2,8% tidak laik terbang.
Kesimpulan: Ada hubungan antara umur dengan status kesehatan tahap I, ada hubungan antara umur dengan status kesehatan tahap II dan tidak ada hubungan antara umur dengan status kesehatan tahap III.
Item Type: | Thesis (Skripsi ) |
---|---|
Creators: | Creators NIM/NIDN Email DIAN, DAMAYANTI KPP.2201609 UNSPECIFIED |
Contributors: | Contribution Thesis Advisor NIDN/NIDK Email Thesis advisor Sri, Herwiyanti UNSPECIFIED UNSPECIFIED Thesis advisor Muryani, Muryani 0509047602 UNSPECIFIED |
Uncontrolled Keywords: | jemaah haji DIY 1444H/2023M, status kesehatan, umur |
Subjects: | 200 – Agama > 290 Agama lainnya > 297 Agama Islam, Bab-isme dan keyakinan Bahai |
Thesis Strata: | Sarjana (S1) |
Divisions: | KEPERAWATAN (S1) |
Depositing User: | Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com |
Date Deposited: | 13 Mar 2025 03:43 |
Last Modified: | 13 Mar 2025 03:43 |
URI: | http://repository.stikeswirahusada.ac.id/id/eprint/556 |