Lompat ke konten utama

CASE REPORT: EVEKTIVITAS PEMBIDAIAN (PLINTING) DAN ANALGETIK TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR EKSTERMITAS DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) WATES YOGYAKARTA

Apliwati, Boba Daro (2026) CASE REPORT: EVEKTIVITAS PEMBIDAIAN (PLINTING) DAN ANALGETIK TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN FRAKTUR EKSTERMITAS DI RUANG INSTALASI GAWAT DARURAT (IGD) RUMAH SAKIT UMUM DAERAH (RSUD) WATES YOGYAKARTA. Other thesis, SEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATAN WIRA HUSADA.

[thumbnail of Apliwati Boba Daro PN231108_compressed.pdf] Text
Apliwati Boba Daro PN231108_compressed.pdf - Published Version

Download (555kB)

Abstract

PENDAHULUAN:
Fraktur merupakan rusak atau terputusnya struktur tulang atau tulang rawan baik secara total maupun sebagian atau diskontinuitas tulang yang disebabkan oleh gaya yang melebihi elastisitas tulang. Dalam beberapa kasus, fraktur tidak hanya mempengaruhi struktur tulang namun juga melibatkan jaringan di sekitarnya seperti jaringan otot, saraf dan pembuluh darah. Penyebab utama tejadinya fraktur dikarenakan kecelakaan mobil, motor atau kendaraan rekreasi (62,6%) dan jatuh (37,3%) (Yazid, 2024). Pembidaian atau splinting merupakan tehnik yang dipakai buat mengimobilisasi ataupun mengstabilkan yang mengalami fraktur. Imobilisasi dapat mengurangi nyeri, bengkak, spasme otot, epistaksis jaringan, serta resiko emboli lemak. Pembidaian yang benar pada fraktur dapat menurunkan rasa nyeri pasien khususnya untuk fraktur. Untuk mengurangi nyeri tersebut intervensi yang dapat dilakukan dalam penatalaksanaan nyeri pada pasien fraktur adalah berupa farmakologis dengan obat analgetik dan non farmakologis (relaksasi nafas dalam, pembidaian dll). Salah satu Intervensi non farmakologis yang dapat diberikan bagi pasien yang mengalami fraktur adalah dengan pembidaian (Yazid, 2024). Pasien yang mengalami fraktur mengatakan sakit pada saat menggerakkan anggota tubuh tersebut yang mengalami fraktur, wajah tampak meringis saat bergerak dan tampak hati-hati dan melindungi bagian tubuh yang sakit saat bergerak. Kasus fraktur dilakukan imobilisasi dengan menggunakan teknik pembidaian, tetapi belum terdapat pengkajian secara menyeluruh terkait skala nyeri pada fraktur yang telah terpasang bidai.

Tujuan Penelitian Kasus:
Untuk Mengaplikasikan Pembidaian (Plinting) Dan Analgetik Terhadap Penurunan Skala Nyeri Pada Pasien Fraktur Ekstermitas Di Ruang Intalasi Gawat Darurat RSUD Wates.

Metode:
Jenis penelitian ini menerapkan intervensi evektifitas pembidaian (plinting) dan analgetik terhadap penurunan skala nyeri pada pasien fraktur ekstermitas. Studi kasus ini menggunakan sampel sebanyak 2 orang yang diberikan intervensi.

Hasil:
Sebelum dilakukan intervensi, kedua responden berada pada kategori nyeri berat dengan skala NRS 9/10 (Responden I) dan 8/10 (Responden II). Setelah dilakukan pemasangan bidai sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan pemberian terapi analgetik, terjadi penurunan skala nyeri yang bertahap. Pada pengukuran 30 menit pasca-intervensi, skala nyeri Responden I turun menjadi 6/10 (nyeri sedang) dan Responden II turun menjadi 5/10 (nyeri sedang). Rata-rata penurunan total skala nyeri pada kedua pasien adalah sebesar 3 hingga 4 poin dari kondisi awal. Selain penurunan skala nyeri, ekspresi wajah dan tanda-tanda vital pasien juga menunjukkan kondisi yang lebih stabil dan rileks.

Kesimpulan:
Penggunaan teknik pembidaian (splinting) yang dikombinasikan dengan pemberian analgetik efektif secara signifikan dalam membatasi pergerakan fragmen tulang serta menurunkan tingkat nyeri akut pada pasien fraktur ekstremitas di IGD RSUD Wates.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Efektivitas pembidaian, Analgetik, Skala Nyeri, Frakfur Ekstermitas
Subjects: 600 – Teknologi (Ilmu Terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan > 611 Anatomi manusia, biologi sel, biologi jaringan
Divisions: PROFESI NERS
Depositing User: Unnamed user with email lib.wirahusada@gmail.com
Date Deposited: 20 Oct 2026 02:19
Last Modified: 20 Oct 2026 02:19
URI: https://repository.stikeswirahusada.ac.id/id/eprint/1022

Actions (login required)

View Item
View Item